PROJO, KEBERKAHAN DI SIMALUNGUN

Simalungun- Fokus Sumatera Projo adalah gerakan revolusi mental yang mengusung konsep Trisaksi dengan tiga pilar, “Indonesia yang berda...

Simalungun- Fokus Sumatera
Projo adalah gerakan revolusi mental yang mengusung konsep Trisaksi dengan tiga pilar, “Indonesia yang berdaulat secara politik”, “Indonesia yang mandiri secara ekonomi”, dan “Indonesia yang berkepribadian secara sosial-budaya.”
Atas konsekuensi itu, tentu Projo murni hadir demi keberpihakan kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, golongan bahkan latar belakang sosial politik kemasyarakatan. Projo mengayomi semua masyarakat Indonesia.
Ir. Jaya Damanik, M.M., M.B.A., sebagai ketua DPC Kabupaten Simalungun dengan lugas dan tegas da nada tanpa kesan menggurui mengatakan bahwa penjabaran visi-misi Projo ternyata “sekandung” dengan filosofi kehidupan orang Simalungun. Simalungun yang mengedepankan Sapangambei Manoktok Hitei – Bekerja sama untuk satu tujuan mulia. Ini pulalah yang menggerakkan hatinya untuk berupaya membawa Projo di tanah kelahirannya karena ia sudah terbiasa dengan tata tuntunan laku yang dilahirkan oleh nilai-nilai luhur kearifan budaya kelahirannya, dan itu ternyata semua ada di Projo.

Pola kerja dan pola tindak Projo sangat dekat dengan budaya Simalungun yang sudah terbiasa dalam hal tolong-menolong dan saling menghargai sebagai wujud tanggung jawab kolektif.
Dijelaskan lebih lanjut, bahwa kehadiran Projo di Simalungun adalah untuk mendekatkan diri sehingga dapat melihat dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang belum tergali selama ini tanpa harus berpolemik dengan sistem tata budaya yang sudah berjalan. Projo tidak hanya sekedar memberikan solusi, tetapi ikut didalam persoalan masyarakat untuk menuntaskannya.

Bapak Jaya Damanik disela sela Rapat Pembentukan pengurus DPC yg diadakan di Tempat Wisata BIS Annex Simarjarungjung Kab.Simalungun,  mengatakan bahwa, “banyak cara untuk membangun Simalungun yang Jagiah, seperti apa yang menjadi cita-cita luhur kita sejak dulu, tetapi semua itu asal kita mau merubah diri, perlahan-lahan bertransformasi dengan kerendahan hati sehingga sikap mental kita pun terbentuk menjadi pemberi solusi bukan saja sebagai pemberita masalah.” 

Projo bersama masyarakat Simalungun akan memulai kerja agar segera menghasilkan berbagai karya nyata nantinya. Jadi sekali lagi, Projo hadir tidak saja secara kebetulan, tetapi dari hasil upaya kerja yang sudah dilakukan oleh anak bangsalah ini ada, tak lain putra daerah Simalungun yang memiliki kepedulian mendalam akan daerahnya, sehingga ia sekuat tenaga terus mendorong hingga pembentukan Projo di kabupaten Simalungun resmi didirikan. “Dan yang pasti, segera pula akan dibentuk perwakilan di setiap tingkat kecamatan yang ada di kabupaten, dengan begitu kita cepat bertumbuh dan mengakar,” imbuhnya.

Pak Damanik menguraikan lagi dalam lagi bahwa kearifan lokal Simalungun walau tidak sedarah, namun sudah jelas sekandung dengan Projo. Dengan itu, pola peningkatan partisipasi dan keberdayaan yang akan terus menerus kita lakukan akan memberikan pelayanan yang benar-benar berdampak pada masyarakat langsung. “Kita tidak mau berpolemik dengan kekurangan-kekurangan yang selama ini masih banyak ditemui dan bahkan sudah seharusnya masyarakat rasakan”, tandasnya dengan menambahkan bahwa mari kita saling membantu untuk menikmati bersama hasil kerjasama kita.

Seperti yang disinggung di atas, sosialisasi Projo sampai pada 32 tingkat kecamatan sudah dalam proses hingga dipastikan segala program-program akan ditampung dan secara formal akan langsung diaspirasikan untuk dijadikan format program permanen dalam skala prioritas periode maupun waktu sesusai dengan kebutuhan. 

Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, Pak Damanik menegaskan kembali. “Kita akan menyentuh hal-hal yang fundamental di masyarakat, dan tidak muluk-muluk dengan penuh janji, karena Projo ini memang hadir untuk memberikan solusi nyata, cepat dan terukur sesuai kebutuhan masyarakat setempat.”

“Saya mengatakan Projo ini adalah berkah bagi Simalungun, tentu ini tidak berlebihan, karena tujuan kita adalah untuk berlomba melakukan perbaikan dan peningkatan secara bersinambungan dan berkelanjutan. Ini tidak semata melihat kekurang-kekurangan yang selama ini terjadi, tetapi kita berupaya bersinergi agar terjadi percepatan dalam sikap mental kerja dengan melihat hasil kerja nyata. Sehingga aspek budaya, sosial maupun ekonomi masyarakat dapat cepat terbantu. Ini target kita,” ungkap Pak Damanik dengan mengapalkan tangannya yang menandakan kita harus terus semangat, kita harus kerja keras, kerja fokus,dan kerja tulus. “Bukankah ini juga bagian dari aplikasi kehidupan moral masyarakat Simalungun yang ada?” 

Jaya Damanik benar-benar menyadari bahwa untuk memahami falsafal Simalungun Sapagambei Manoktok Hitei, itu adalah bagian dari berlomba berbuat kebaikan tanpa harus meninggalkan yang lain. Kita berlomba untuk menciptakan sesuatu yang memberikan nilai-nilai positif dalam upaya mengangkat hal-hal yang selama ini belum tersentuh atau bahkan belum terlihat oleh kita. Inilah bagian upaya Projo.

Pak Damanik mencontohkan dengan sedikit hati miris, setelah beberapa hari ia berkeliling di beberapa kampung-kampung, dimana ia banyak menemukan beberapa sekolah PAUD tidak memiliki arena bermain dan tidak ada alat peraga yang memadai. “Bagaimana generasi kita akan tumbuh kreatif dan inovatif, ini adalah salah satu contoh yang mendasar buat generasi kita!” tambahnya dengan greget ingin cepat menuntaskan masalah fundamental ini.

Bermain mengajarkan banyak hal, seperti kita setiap saat harus belajar agar selalu terjadi pembaharuan. Dan bayangkan mau bertanding sepak bola tetapi tidak pernah ada arena lapangan untuk berlatih dan bahkan alat sepak bola yang kurang memadai. Tentu kita sudah tahu apa hasilnya bukan? “Tentunya kita tidak hanya bisa ahli dalam berkomentar, bukan?” katanya sambil tertawa. 

Sekali lagi, ini keprihatinan kita bersama, namun Projo sudah ada untuk kita, kita bekerja sama untuk itu, sehingga tak salah bahwa Projo adalah berkah bagi kita di Simalungun ini. Pak Damanik mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Simalungun untuk bahu membahu dengan Projo dalam mengatasi seluruh permasalahan di Kabupaten Simalungun untuk kehidupan yang lebih baik, Projo siap menampung aspirasi dan  berjuang dalam pemberdayaan masyarakat, pungkasnya.(jdprojo).

Related

PROJO SIMALUNGUN 5334458957627487952

Posting Komentar

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

item