Projo Bersama GP Ansor, Peringati Isra Mi’raj Di Desa Singasari Jonggol

Jonggol,   suarabogor.com   – Organisasi pro Jokowi (Projo) Kabupaten Bogor bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor kompak menggelar peringata...

Jonggol, suarabogor.com – Organisasi pro Jokowi (Projo) Kabupaten Bogor bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor kompak menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Sabtu kemarin (13/4/2018).
Kegiatan syiar Islam yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ulama, Muspika Jonggol dan ratusan warga ini bertujuan untuk mensyukuri serta mengambil hikmah dari momentum yang penuh mukjizat ini untuk meningkatkan habluminAllah dan hablumninnas.
“Hikmah dari kejadian Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW di era kekinian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini perlu diterjemahkan dengan mulai memupuk kepercayaan dan optimisme bahwa bangsa ini bisa terbebas dari belenggu kezaliman sosial,” jelas Ketua Projo Kabupaten Bogor Halim Puad.
Dengan demikian, kata ketua PAC PDIP Cileungsi ini umat Islam akan lebih memiliki arti karena bermanfaat bagi penyelesaian berbagai permasalahan di sekitarnya. bukan semata menjalin hubungan yang bersifat vertikal antara seorang hamba dengan Allah SWT, tetapi dapat juga memperkuat hubungan antara manusia demi terwujudnya ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah.
“Pada titik inilah keberadaan umat Islam tidak lagi hanya sebatas seperangkat identitas simbolik melainkan menjadi pencerah bagi misi kedamaian alam semesta,” imbuh dia.
Terpisah, Ketua GP Anshor KH Kabupaten Bogor, Aom Roly, LC mengatakan peristiwa Isra’ Mi’raj telah berlangsung beratus-ratus tahun yang lalu, dan terus diperingati setiap 27 Rajab dalam kalender Islam, maka spirit keteladanannya harus terus menyala.
Menurutnya, tidaklah cukup bila meneladani Isra’ Mi’raj hanya dengan lomba-lomba, perayaan keliling kampung, atau bagi-bagi makanan ke tetangga. Bila hanya itu, peringatan ini tidak akan ada bedanya dengan ritual tahunan, yang jika selesai momentumnya, hilang pula spiritnya.
“Dalam peringatan Isra’ Mi’raj ini, umat Islam diharapkan agar semakin peka terhadap berbagai permasalahan sosial yang tak ada habis-habisnya. Ketidakadilan semakin merajalela, pisau hukum kita hanya tajam untuk masyarakat berekonomi bawah, sementara tumpul ketika berhadapan dengan elite politik dan pengusaha,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, peringatan Isra’ Mi’raj pada tahun ini juga bisa menjadi momentum bagi umat Islam untuk berbenah diri, berperilaku toleran, dan membangun sikap terbuka terhadap segala bentuk pemikiran yang mendorong untuk kemajuan.
“Sikap terbuka mendorong umat Islam untuk berfikir, menggunakan akal dan pikirannya agar semakin mengerti keberadaannya sebagai kelompok individu yang menjujung tinggi perdamaian. Sementara itu, sikap tertutup hanya akan menjadikan umat Islam terus berjalan di tempat dan tertinggal dari perubahan zaman yang terus berlangsung,” tandasnya. (has).
sumber : suarabogor.com

Related

PROJO 536915594875539944

Posting Komentar

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

item